Networking (jaringan) adalah
sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat
jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang
sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang
terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel.
Kelebihan dan Kelemahan Jaringan Networking
Jaringan
Networking memiliki kelebihan yaitu:
- Dapat menghubungkan secara langsung dua perangkat dalam jaringan.
- Lebih cepat dalam access data karena dapat melayani data melalui kiri maupun kanan dari server.
- Lebih menghemat kabel yang digunakan.
- Tidak perlu penanganan bundel kabel khusus.
- Dapat melayani lalu lintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
- Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Namun dimana ada kelebihan pasti memiliki sebuah kekurangan diantaranya yaitu
- Penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
- Sinyal akan semakin melemah apabila jarak yang di tempuh untuk mencapai tujuan semakin jauh, untuk mengatasinya dapat menggunakan repeater.
Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan
Jangkauan
1. PAN (Personal Area Network)
PAN adalah singkatan dari Personal Area Network. Jenis jaringan komputer PAN adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak tidak terlalu jauh. Biasanya Jenis jaringan yang satu ini hanya berjarak 4 sampai 6 meter saja. Jenis jaringan ini sangat sering kita gunakan. Contohnya menghubungkan hp dengan komputer.
2. LAN
(Lokal Area Network)
LAN adalah singkatan dari Lokal Area Network. Jenis jaringan LAN ini sangat sering kita temui di warnet-warnet, kampus, sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua komputer atau lebih dalam suatu ruangan.
3. MAN (Metropolitan Area Network)
MAN singkatan dari Metropolitan Area Network. Jenis jaringan komputer MAN ini
adalah suatu jaringan komputer dalam suatu kota dengan transfer data
berkecepatan tinggi yang menghubungkan suatu lokasi seperti sekolah, kampus,
perkantoran dan pemerintahan. Sebenarnya jaringan MAN ini adalah gabungan dari
beberapa jaringan LAN. Jangkauan dari jaringan MAN ini bisa mencapai 10 - 50
kilo meter.
4. WAN (Wide Area Network)
WAN singkatan dari Wide Area Network. WAN adalah jenis jaringan komputer yang mencakup area yang cukup besar. Contohnya adalah jaringan yang menghubugkan suatu wilayah atau suatu negara dengan negara lainnya.
Jenis-Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsinya
1. Client - Server
Merupakan jaringan komputer yang dikhususkan sebagai client dan server, layanan ini bisa diberikan oleh 1 atau lebih komputer.
2. Peer-to-Peer
Merupakan jaringan komputer yang setiap host nya dapat menjadi sebuah server atau menjadi client secara bersamaan.
Merupakan jaringan komputer yang dikhususkan sebagai client dan server, layanan ini bisa diberikan oleh 1 atau lebih komputer.
2. Peer-to-Peer
Merupakan jaringan komputer yang setiap host nya dapat menjadi sebuah server atau menjadi client secara bersamaan.
Jenis-jenis
Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi
1. Jaringan Berkabel (Wired
Network)
Jaringan ini mengunakan media kabel dalam menghubungkan setiap komputer dalam jaringan.
2. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Jaringan ini tidak menggunakan media kabel sebagai alat penghubungnya, tetapi menggunakan gelombang elektromagnetik dalam setiap kiriman sinyal informasinya.
Jaringan ini mengunakan media kabel dalam menghubungkan setiap komputer dalam jaringan.
2. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Jaringan ini tidak menggunakan media kabel sebagai alat penghubungnya, tetapi menggunakan gelombang elektromagnetik dalam setiap kiriman sinyal informasinya.
Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi
1.
Topologi bus
Peralatan Dalam Jaringan Komputer
1. HUB
Hub merupakan alat penghubung
antar-user. Hub meneruskan seluruh paket data seperti : E-mail, dokumen,
pengolah kata, spreadsheet, grafik, print request yang mereka terima melalui
satu port dari satu workstation ke semua port yang tersisa. Hub juga sebuah
perangkat keras yang sangat penting dalam jaringan komputer, Hub sangat
mempengaruhi proses koneksi antar komputer, sehingga jika Hub mengalami
kerusakan maka seluruh jaringan komputer akan terputus dan terganggu.
Berdasarkan
fungsinya Hub dibedakan menjadi 2 macam yakni:
- Hub Pasif yaitu hub yang berfungsi sebagai pemisah atau pembagi jaringan, akan tetapi hub pasif tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak membutuhkan tenaga listrik tambahan.
- Hub Aktif yaitu hub yang berfungsi sebagai penghubung jalur secara fisik dan penguat sinyal dalam jaringan, akan tetapi hub aktif membutuhkan tenaga listrik tambahan untuk bisa bekerja.
Cara
Kerjanya :
Ketika sebuah paket tiba di salah satu
port, paket akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain
hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini
menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
Hub
dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing
port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith
yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan
pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga
akan menurunkan kinerja jaringan.
2. ROUTER
Router adalah sebuah perangkat keras
jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau
Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.
Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet
Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
Router
secara kasar banyak didefinisikan berfungsi untuk membagi 2 Jaringan atau
beberapa jaringan, namun sebenarnya Router adalah perangkat jaringan yang
digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan
adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan
lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada
anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router
adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan
mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router
adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP
Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain.
Cara
Kerjanya :
Router bekerja dengan cara yang mirip
dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter
lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu.
Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan
fisikal. Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk
transportasi data) bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau
bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal. Router
bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak
dapat digunakan sembarangan. Router umumnya paling tidak terhubung ke dua
jaringan, LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service
Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang
terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa komputer membentuk jaringan
dan langsung terhubung ke internet. Apabila hub, bridge dan switch merupakan
networking device maka router merupakan internetworking device.
3.SWITCH
Switch lebih cerdas dibandungkan Hub.
Switch melanjutkan paket data hanya ke port penerima yang dituju. Menurut
informasi dalam header paket, untuk memisahkan transmisi dari port yang
berbeda, switch membuat koneksi sementara antara sumber dan tujuan, kemudia meneruskan
koneksi setelah komunikasi data berakhir.
Switch
dan Hub memang kadang sulit dibedakan karena memiliki kesamaan dalam segi
fungsi umum dan jika dilihat secara fisik hampir sama. Tapi sebenarnya Switch
memiliki salah satu keunggulan yaitu dapat mencegah terjadinya Collision
(Tabrakan), maksud dari tabrakan di sini adalah tabrakan data. Jadi, Switch
dapat mencegah Collision ini karena Switch memiliki fungsi meneruskan data dan
jika salah satu node ingin mengirim data ke node yang lain, dan ada node lagi
yang ingin mengirim data. Switch akan memberikan jalur pada keduannya, sehingga
tidak akan terjadi Collision. Jadi, pengertian dari Switch adalah Sebuah
Networking Device yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa node dalam
jaringan namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai pencegah Collision dengan
cara memberi jalur aliran data masing-masing sesuai Port / Collision
Domain.
Cara
Kerjanya :
Ada dua arsitektur dasar yang
digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch
cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket
datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen
tujuannya.
Sedangkan
Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch
ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan
dan untuk memeriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch
untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak
mengganggu jaringan.
Switch
dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap
port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu
memiliki bandwidth penuh.
Jenis
Jenis Protokol dan Fungsinya Pada Jaringan Komputer
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang
mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih
titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan
yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
TCP/IP adalah standar komunikasi data
yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari
satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini
tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan
protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling
banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk
perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada
perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol
sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer. TCP/IP mengimplemenasikan
arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
- Protokol lapisan aplikasi
- Protokol lapisan antar-host
- Protokol lapisan internetwork
- Protokol lapisan antarmuka jaringan
UDP (
User Datagram Protokol)
UDP singkatan
dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP
yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi
(connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
Domain
Name System (DNS)
Domain
Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk
pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada
aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS
membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Point-to-Point
Protocol
Point-to-Point
Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi
paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini
merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan
dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah
yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya
mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan
pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih
cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa
adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak
protokol-protokol jaringan secara simultan.
Serial
Line Internet Protocol
Serial
Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Internet
Control Message Protocol (ICMP)
adalah
salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP
dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik
pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP
Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan
dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer
tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer
jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa
komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
POP3
(Post Office Protocol)
POP3
adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang
digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena
desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung
email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari
komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.
IMAP (Internet
Message Access Protocol)
IMAP
(Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk
mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih
pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail
tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik
daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita
mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
HTTP
(Hypertext Transfer Protocol)
HTTP
(Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World
Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan
dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang
harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas
perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
HTTPS
Https
adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan
oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi
tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi
plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket
layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut
memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in
the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
SSH
(Sucure Shell)
SSH
adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara
dua komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh
mengirim file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini
mempunyai kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP,
Danrsh, karena SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya
sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini
menjadi lebih terjamin.
Telnet
(Telecommunication network)
Telnet adalah
sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area
Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8,
salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang
dianggap sebagai risiko keamanan.
FTP (File
Transfer Protocol)
FTP (File
Transfer Protocol) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam
lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file)
computer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol
Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan
server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi
komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan metode
autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim
dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username
dan password-nya untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas
yang ia kehenaki.
LDAP
LDAP
(Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk
memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya,
seperti file atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet.
Protokol LDAP membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang
memiliki cabang, mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai
dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi
mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.
SSL
(Secure Socket Layer)
SSL
(Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan
untuk enkripsi. Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web,
tetapi untuk berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
IP Address
Internet Protocol Address merupakan
singkatan dari IP address. Pengertian
IP address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan
kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam
suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana
komunikasi. IP address memiliki dua fungsi, yakni:
- Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut. dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama.
- Sebagai alamat lokasi jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar data dapat sampai ke komputer yang dituju.
IP
address menggunakan bilangan 32 bit. Sistem ini dikenal dengan nama Internet
Protocol version 4 atau IPv4. Saat ini IPv4 masih digunakan meskipun sudah ada
IPv6 yang diperkenalkan pada tahun 1995. Hal ini dikarenakan tingginya
pertumbuhan jumlah komputer yang terkoneksi ke internet. Maka dibutuhkan alamat
yang lebih banyak yang mampu mengidentifikasi banyak anggota jaringan.
Kelas IP
Address
Para
administrator jaringan penggagas IP address membaginya menjadi 5 kelas, yakni
A, B, C, D dan E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah ukuran dan
jumlahnya. IP kelas A dipakai oleh jaringan kecil yang memiliki anggota yang
sedikit. Lalu berturut-turut B dan C. Sedangkan untuk D dan E adalah alamat IP
untuk keperluan eksperimental
KELAS A , pada
kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya adalah host Id,
kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
KELAS B , pada
kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya adalah host
Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
KELAS C, pada
kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya adalah host Id,
kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
KELAS D, IP
kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu penggunaan aplikasi secara
bersama-sama oleh beberapa komputer, dan IP yang bisa digunakan adalah
224.0.0.0 – 239.255.255.255
KELAS E,
memiliki range dari 240.0.0.0 – 254.255.255.255, IP ini digunakan untuk
eksperimen yang dipersiapkan untuk penggunaan IP address di masa yang akan
datang.
Perbedaan IP Public dengan IP Private
a. Public IP Addresses (dikenal sebagai Static IP Addresses) adalah alamat IP yang dapt dilihat
oleh siapapun. Karena alamat ip ini dapat dilihat oleh siapapun, hal ini
menyebabkan orang lain bisa mengakses dan mendapatkan informasi mengenai
komputer tersebut seperti web server.
Contoh IP Public: Akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1
Contoh IP Public: Akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1
b. Private IP Addresses adalah alamat IP yang dapat digunakan pada jaringan private,
tetapi tidak dapat mengakses internet. Hal ini
menyebabkan keamanan yang sangat terjaga dan efisiensi dari penggunaan IP. Contoh IP private: Akses di LAN modem menggunakan IP
Private kelas C 192.168.1.1
Ada
alamat-alamat yang dapat kita pakai sebagai alamat jaringan yang disebut
sebagai private address. Alamat tersebut adalah :
1.
Untuk kelas A : 10.0.0.1 – 10.255.255.254
2.
Untuk kelas B : 172.16.0.1 – 172.31.255.254
3. Untuk
kelas C : 192.168.0.1 – 192.168.255.254
REFERENSI
https://emil2104.wordpress.com/2011/08/02/jenis-jenis-protocol-dan-fungsinya-pada-jaringan-komputer/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar