Pengertian E-Business
E-Business adalah sebuah kegiatan berbisnis melalui media internet, yang bukan hanya meliputi pembelian, penjualan, dan jasa. tetapi juga pelayanan pelanggan dan hubungan kerja sama antar rekan bisnis baik perorangan maupun instansi.
E-Business adalah sebuah kegiatan berbisnis melalui media internet, yang bukan hanya meliputi pembelian, penjualan, dan jasa. tetapi juga pelayanan pelanggan dan hubungan kerja sama antar rekan bisnis baik perorangan maupun instansi.
Kelebihan dari E-Bussines adalah :
1. Bisa melakukan Promosi tanpa modal yang besar.
2. Melebarkan Jangkauan dalam mencari Relasi.
3. Menghilangkan Perbedaan antara perusahaan besar dan
perusahaan kecil.
Selain kelebihan, E-Business juga memiliki kekurangan yaitu :
1. Kurangnya dukungan Financial
2. Belum ada undang undang yang melindungi pihak pihak yang
bertransaksi, baik dari sudut Costummer maupun Produsen.
3. Kurangnya kemampuan SDM dalam mengelolah E-Business.
4. Adanya masalah keamanan dalam melakukan Transaksi.
Ruang Lingkup E Bussiness: Dijelaskan dengan Prinsip (4 W)
1. What
Secara prinsip pengertian E Business jauh
lebih luas dibandingkan dengan E Commerce, bahkan secara filosofis, E Commerce
merupakan bagian dari E Bussiness. Jika E Commerce hanya memfokuskan diri pada
aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/digital, E
Bussiness memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk di dalamnya aktivitas
relasi antara dua entiti perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan
pelanggannya, kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya,
pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain
sebagainya.
2. Where
E
Bussiness dilakukan dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki
fasilitas elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda
dengan bisnis konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di
sekitar perusahaan dengan akses dan variasi transaksi yang terbatas.
3. Who
Siapa saja yang melakukan E Bisnis.
Klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam mengilustrasikan eBusiness,
masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device, Employee, Family, dan
Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe eCommerce B-to-C yang
merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah perusahaan dengan para
pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang menghubungkan dua buah
negara untuk permasalahan eksport dan import.
4. Why
Penerapan konsep eBusiness secara efektif
memberikan keuntungan bagi perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi
yanga dapat dihemat, yang secara tidak langsung meningkatkan level
pendapatannya. Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat
berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan
kepada masyarakat.
Model-Model E-Business
• B2C (Business to Consumers): Interaksi yang dimungkinkan
oleh teknologi antara individu dan organisasi.
• B2B (Business to Business): Interaksi yang dimungkinkan
oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi)
Selain itu
jenis-jenis e bussines yang biasa dilakukan transaksi dan penjualan barang:
• B2B, adalah bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan
perusahaan lain(antara perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada
bidang industri yang sama ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet.
B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya transaksi. Sebagai contoh perusahaan
A ingin memesan sejumlah unit komputer pada perusahaan B, maka perusahaan A
dapat mengakses situs resmi perusahaan B dan menuliskan pesanannya. Perusahaan
B yang mendapatkan pesan pemesanan barang tersebut akan mengirimkan barang yang
dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan berdasarkan kesepakatan sebelumnya.
Meskipun tentu saja pemesanan barang ini dapat dilakukan dengan mengangkat
telepon. Salah satu contoh perusahaan di Indonesia yang menerapkan konsep B2B
adalah situs www.dagang2000.com milik PT Indosat Adimarga dan
www.indonesianexport.com milik PT e-Commerce Nusantara.
• B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik
dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung
barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada dasarnya
dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan
banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik
Contoh perusahaan kelas dunia yang telah menerapkan B2C adalah www.Amazon.com
dan www.WSJ.com
• Business to Administrator, adalah sebuah kegiatan
memanagement semua aspek bisnis yang dibangun untuk bisa membangun dan
mengembangkan bisnis yang dilakukan sesuai dengan sasaran dan tujuan dari
pembagun bisnis yang dilakukan. Sebagian besar perusahaan memiliki sebuah
kelompok khusus administrator yang bekerja untuk memastikan hal ini terjadi.
Contoh situs yang menggunakan konsep ini adalah www.emagister.net
• Brokerage, adalah orang yang menyediakan pasar, brokerage
memiliki peran dalam mempertemukan dan memfasilitasi transaksi antara penjual
dan pembeli. Brokerage sering memainkan peran dalam bisnis-to-business (B2B),
business-to-konsumen (B2C), atau konsumen-ke-konsumen (C2C). Keuntungan didapat
oleh brokerage dari komisi yang diberikan oleh pihak yang terlibat dalam transaksi
baik itu penjual atau pembeli. Contoh situsnya seperti www.respond.com atau
www.paypal.com
• Seller Driven Market, adalah jenis pasar penjualan
elektronik komoditas, dimana dalam pasar ini terjadi kelangkaan komoditas atau
barang yang mendasar yang mengakibatkan harga menjadi mahal karena permintaan
atas barang / pasokan yang amat tinggi. Contoh situs yang mengaplikasikan pasar
ini adalah www.lelangmurah.com
• Buyer Driven Market, adalah jenis pasar elektronik yang
berlawanan dengan pasar Seller driven market. Dalam pasar ini bisanya terdapat
banyak sekali situs atau penjual yang menawarkan sebuah produk yang sama
sehingga dengan demikian pembeli memilki kesempatan untuk memilih. Ketika
keadaan pasar seperti ini biasanya harga barang yang ditawarkan oleh penjual
akan cenderung murah. Contoh situs yang cukup terkenal dengan konsep ini
misalnya www.buyers-market.net
Proses E-Business
Pengaruh-pengaruh E-Business atas Proses Bisnis
• Electronic Data Interchange (EDI): adalah protokol Standar, ada sejak era tahun 1970, untuk secara elektronik mentransfer (mengirimkan) informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis.
• EDI:
– Meningkatkan tingkat akurasi
– Mengurangi biaya
Management E Business
Integrasi Web Technologies dengan Business Model berisi
kumpulan artikel oleh peneliti sistem informasi terkemuka di topik penting yang
terkait dengan pengembangan e-bisnis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan
pemahaman tentang keadaan seni dalam e-bisnis, termasuk penelitian yang paling
saat ini dan ke depan. Buku ini menekankan praktek bisnis yang baik dan
penelitian akademis dimungkinkan oleh kemajuan pesat baru-baru ini dalam
aplikasi teknologi e-bisnis. Buku ini akan membantu mahasiswa pascasarjana,
peneliti, dan praktisi memahami perkembangan utama e-bisnis, bagaimana mereka
akan mengubah bisnis, dan implikasi strategis untuk ditarik.
Dengan menggambarkan secara detail e-bisnis utama
perkembangan dan penelitian, E-Business Manajemen berfokus pada menangani
manajemen e-bisnis dari perspektif penelitian sistem informasi.
Faktor-faktor keberhasilan E-Business
• Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan
langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
• Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan
aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
• Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses
e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi
bisnis apapun, yaitu :
- Validitas, Integritas, dan Privasi
Produk E-Business
Komponen produk dari kerangka eBusiness Model menggambarkan nilai perusahaan yang ingin menawarkan pelanggan. studi signifikan dari segmen pelanggan sasaran harus dilakukan untuk mengetahui relevansi dan komponen pengakuan nilai efektif oleh pelanggan. Untuk memberikan nilai proposisi ini, perusahaan harus memiliki satu set tertentu di-rumah dan / atau outsourcing kemampuan.
Nilai Proposisi. Elemen ini mengacu pada nilai perusahaan
menawarkan ke pelanggan target tertentu segmen. ICT memiliki dampak yang paling
penting pada cara baru dalam menciptakan dan memberikan nilai, untuk terima
kasih contoh melalui penghematan biaya besar untuk dis-intermediasi.
Marketing E-Business
Strategi terbaik pemasaran perdagangan adalah salah satu yang membuat web sesuai dengan situs anda dalam rencana pemasaran anda, salah satu yang paling sesuai dengan tujuan dan sasaran anda.
World Wide Web masih merupakan fenomena baru, gunakan
sebagai alat pemasaran sedikit dipahami, bahkan oleh pemasar yang terakhir yang
berkualitas. hasil yang dapat diukur. Mendefinisikan tujuan marketing dan
pengaturan adalah bagian paling penting dari mengembangkan strategi pemasaran
untuk membuat Anda mendapatkan hasil terbaik dari Internet.
Tujuan Pemasaran eBusiness adalah untuk membantu Anda
membuat dan mencapai tujuan anda di Internet. Memungkinkan Anda untuk
menyampaikan informasi, produk dan jasa di seluruh dunia atau dalam perusahaan
anda. E commerce situs pemasaran anda dapat menjadi salah satu bahwa:
* Apakah hanya sebuah brosur yang memperkenalkan potensi,
saluran pelanggan atau distributor.
* Suplemen operasi offline Anda dan berbicara kepada audiens
Anda, menawarkan layanan pelanggan dan penjualan dan dukungan.
* Menampilkan sebuah katalog elektronik untuk belanja online
dan menjual produk dan jasa Anda langsung di web.
* Menghubungkan operasi Anda dengan pemasok Anda untuk
meningkatkan efisiensi dan merampingkan sistem pengiriman.
Infrastruktur E-Business
Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business.
Pengertian E-Commerce
E-Commerce adalah E-Commerce dan E-Business hampir sama, hanya saja E-Commerce lebih memfokuskan dalam melakukan Kegiatan transaksi. sedangkan E-Bussines lebih memfokuskan ke Pemasaran dan Promosi dibandingkan kegiatan transaksi. E-Commerce biasanya menggunakan media elektronik untuk melakukan transaksi Contoh nya : Telepon, Fax, ATM, SMS, ATM banking, dll. E-Commerce sudah dimulai sejak tahun 1970 an.
Kelebihan dari E-Commerce adalah :
1. Mengurangi biaya Komunikasi dalam melakukan Transaksi, karena dapat dilakukan secara online via Internet.
2. Menghilangkan Perbedaan antara perusahaan besar dan
perusahaan kecil.
3. Memudahkan konsumen untuk memilih barang 24 jam, tanpa
harus pergi ketempat secara langsung.
4. Mempercepat dan mempermudah Transaksi, Dapat dilakukan
Via ATM.
5. Harga yang dijual lebih murah.
Selain kelebihan, E-Commerce juga memiliki kekurangan, yaitu :
1. Infrastruktur yang masih terbatas dan mahal.
2. Kurangnya Rasa Percaya antar satu sama lain.
3. Ketepatan waktu pengiriman barang, dan jangkauan tempat
pengiriman barang.
4. Rawan Kejahatan, contoh nya : Pemalsuan ATM, dll.
5. Bukti Transaksi kurang jelas dari segi hukum.
Jenis E-Commerce
E-commerce secara umum dibagi menjadi tiga kategori yang berbeda sebagai berikut:
1. Business-to-consumer (B2C)
B2C adalah pertukaran jasa, informasi dan atau produk dari
perusahaan kepada konsumen menggunakan internet dan teknologi perdagangan
elektronik.
2. Business-to-business (B2B)
B2B adalah pertukaran jasa, informasi dan atau produk dari
perusahaan kepada perusahaan menggunakan internet dan teknologi perdagangan
elektronik. B2B pada intinya adalah EDI melalui internet menggunakan web.
3. Consumer-to-consumer (C2C)
C2C adalah model bisnis e-commerce dimana konsumen menjual
kepada konsumen lain menggunakan perusahaan perantara (broker) atau lelang
elektronik.
Jadi dapat disimpulkan bahwa:
1. E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya
merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.
2. E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti
membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.
3. E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang
sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan.
4. E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi
layanan konsumen, dll.
REFERENSI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar